Jumat, 2008 April 11

If a programming language was a boat…

disadur dari http://compsci.ca/blog/ artikel asliterbit pada 04 April 2008

This one is inspired by a recent forum post, that still leaves me in amazement.

Hi, Im wondering how i can create a boat in turing and if someone can post a example.

This makes no sense, since one doesn’t normally make water vehicles in Turing, the programming language. Though this got me thinking — if a programming language was a boat, what would it be?

Turing

Turing would definitely be a kayak (thank you for comments). It’s small. It’s human powered. It’s often used as a beginner “boat”. And it’s also very Canadian.

Turing programming language as a canoe
Original photo by naokomc

Java

Java is a cargo ship. It’s very bulky. It’s very enterprise~y. Though it can also carry a lot of weight. Will carry a project, but not very fun to drive.

Java programming language as a cargo ship
Original photo by cfarivar

Perl

Perl is a tugboat. Powerful enough to tug Java around, in 80 characters or less.

Perl programming language as a tugboat
Original photo by xeeliz

Ruby

Ruby is difficult to describe. It’s sleek, sexy, and very fun to drive. Here’s a picture. Very trendy.

Ruby programming language as a speed boat
Original photo by Tony Falcon

PHP

PHP is a bamboo raft. A series of hacks held together by string. Still keeps afloat though.

PHP programming language as a raft
Original photo by permanently scatterbrained

C

C is a nuclear submarine. The instructions are probably in a foreign language, but all of the hardware itself is optimized for performance.

C programming language as a nuclear submarine
Original photo by Ryan C. McGinley

HTML

HTML isn’t really a programming language boat.

HTML is not a boat
Original photo by ascendeddaniel

There’s a lot more to this, and it’s all up for discussion. How would your favourite programming language fare in open waters?

Selasa, 2008 April 08

sebelum dan sesudah 5 tahun menikah

Sebelum Menikah .............

Cowok : Akhirnya aku sudah menunggu saat ini tiba sejak lama
Cewek : Apakah kau rela kalau aku pergi ?
Cowok : Tentu Tidak!!Jangan pernah kau berpikiran seperti itu
Cewek : Apakah Kau mencintaiku ??
Cowok : Tentu !! Selamanya akan tetap begitu
Cewek : Apakah kau pernah selingkuh ??
Cowok : Tidak !! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu
Cewek : Maukah kau menciumku ??
Cowok : Ya
Cewek : Sayangku.... ...

Sesudah 5 tahun nikah....tinggal baca dari bawah ke atas

buat istriku, jika kamu membaca ini, suwer....ini cuma joke doang.... (diajarin temen kantor) i love you and our little (and very nice) daughter so much beyond time and space.

Senin, 2008 April 07

Roy Suryo dan Komunitas Blogger Indonesia

............. kompetensi Roy Suryo menjadi diragukan. Dirinya sangat menyayangkan media massa yang kerap menjadikan Roy sebagai acuan. Menurut Iqbal masih banyak orang-orang yang lebih kompeten selain Roy Suryo. Nama yang disebut Iqbal termasuk Budi Rahardjo dan Onno W. Purbo. Artikel ini dikutip dari http://www.detikinet.com
hehehe akhirnya ada juga yang ngomong kayak gini, sumpah sudah lama saya nunggu ada yang ngomong kayak gini dan dimuat di media masa, semoga makin banyak yang ngutip detik sehingga nggak cuma di media internet saja berita ini bisa beredar.



Minggu, 2008 April 06

Indonesia Raya [versi +++]

ini adalah versi +++ dari Indonesia Raya, kalo dilihat dari gambarnya jadul banget dan refnya ternyata agak berbeda dengan yang biasa kita dengar (ada tambahan beberapa bait); enjoy !!


Kamis, 2008 Maret 13

:: transportasi di ibukota kita tercinta

JAKARTA, okezone.com - Sepuluh kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun di Tol Tangerang sekitar pukul 06.30 WIB pagi ini, telah dievakuasi. Namun, imbas kecelakaan berupa kemacetan hingga pukul 10.20 WIB, masih panjang sejauh 6 Km masih terjadi.
Tadi pagi akhirnya pergi ke kantor naik bis, alhamdulillah lolos dari macet kecelakaan di atas detil berita disini, gak kebayang kalo kebagian macetnya gimana deh. inilah sebabnya ngandelin banget naik kereta, selain lebih pasti (bukannya pasti ya, soalnya kereta juga ada macet-macetnya; ini link info KRL jabodetabek yang top www.krlmania.com) lebih gampang ke stasiun dari rumah.

terus terang belum lama saya pake KRL untuk aktivitas sehari-hari terutama berkaitan dengan pergi ke kantor; alhamdulillah ya..... sekitar 1 tahun udah dijalanin. sampai sekarang saya masih nggak habis pikir, kenapa pemerintah kok ya susah-susah bikin busway, sementara potensi KRL [IMHO] masih belum maksimal. Pernah dihitung nggak si mana yang lebih ekonomis memperbaiki infrastruktur dan manajemenKRL jabodetabek atau bikin busway yang notabene bikin macet Jakarta [menurut sebagian orang] ?

saya sudah nanya ini ke beberapa orang, dan jawabannya "sama pemerintah kagak punya duit" apa ini nggak termasuk menggampangkan masalah?

sebagai warga ibukota [sementara ini] kupikir masalah transportasi ini krusial dan penting banget karena secara kolektif pergerakan manusia pasti ada pengaruhnya pada efisiensi dan efektifitas produktivitas sebuah komunitas, dan dilihat dari sisi penghematan, wah berapa banyak BBM yang bisa dihemat dengan memindahkan orang-orang yang sebelumnya menggunakan mobil pribadi ke moda transportasi massal, dan saya yakin dibenak sebagian besar orang, bukan mereka nggak mau, tapi mereka nggak yakin sama reliabilitas transportasi massal di Jakarta. Pernah gak kepikir, berapa banyak APBN kita bisa hemat apabila sebagian besar orang pindah ke moda transportasi non BBM seperti kereta udah gitu yang dipakai untuk pembangkit listrik 'clean energy' macam PLTA atau PLTN, truly guys, meski dibilang ngayal,euforia dan lain sebagainya, saya mengharapkan masa depan Jakarta yang orang lebih memilih naik kereta listrik (yang murah, nyaman, reliable); dan kereta itu digerakkan dengan clean energy tadi.

Sebagai penutup. Tanpa bermaksud bikin kisruh, eh guys udah pernah tau apa yang baru di jogja. transjakarta....eh transjogja dong, lihat foto disamping ini. Hehehe....... miniaturisasi nih ceritanya (perhatikan skala bis dengan skala manusianya). kalo kayak gini gimana lagi ya saya musti cerita ya. Temen sekalian ada yang mo nambahkan mungkin ?